Konon, jeruk pamelo sudah dikenal dan ditanam di wilayah Kabupaten Magetan sejak hampir delapan dekade lalu. Seorang abdi dalam bekas Kadipaten Magetan bernama Wiryo Sentono bertugas memelihara sekaligus merawat Kebun Rojo di bagian belakang bangunan kadipaten. Salah satu tanaman yang menjadi tanggung jawab Wiryo termasuk pohon jeruk pamelo.
Akan tetapi, kebanyakan orang lebih akrab menyebut jeruk raksasa itu dengan nama jeruk bali. Tidak mengherankan jika masih banyak orang mengira, jeruk besar bernama latin Citrus grandis L osbek itu berasal dari Pulau Dewata.
Kabupaten Magetan selama ini terbukti mampu menjadi satu-satunya sentra produksi jeruk pamelo terbesar di Indonesia. Keempat wilayah kecamatan, yang sering disingkat \"Betasuka\" itu antara lain Kecamatan Bendo, Takeran, Sukomoro, dan Kawedanan.